Mungkinkah Roy Suryo CS di Penjara Ini Kata Farhat

Published on

LIST BERITA || Jakarta, Peristiwa penyebaran berita palsu, Roy Suryo Cs kini berada dirundung masalah.

Pasalnya Farhat Abbas akan menuntut balik Roy Suryo Cs, atas penyebaran berita palsu dan penuh rekayasa, terkait isu ijasah mantan Presiden Joko Widodo.

Menurut Farhat Abbas, Roy Suryo Cs akan menerima gugatan balik atas pencemaran nama baik kliennya.

BACA JUGA  Jokowi: Sektor Pertanian Meningkat Perekonomian Untuk IKN

Menurutnya, tindakan mereka Pengacara Farhat Abbas memastikan, Roy Suryo Cs akan menerima imbasnya.

Terkait penyebaran berita bohong, dan penyebaran ijasah palsu mantan Presiden Joko Widodo yang telah dibuatnya.

Perseteruan hukum antara pengacara Farhat Abbas dan pakar telematika Roy Suryo kembali mencuat ke publik.

BACA JUGA  Gubernur NTT Murka, Soroti Pembiaran Kasus Anak SD Gantung Diri

Kali ini, Farhat Abbas resmi mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik, yang diduga dilakukan oleh Roy Suryo bersama enam pihak lainnya.

Nilai tuntutan? Mencapai Rp1,5 miliar. Gugatan ini bukan tanpa alasan. 

<

Dalam dokumen resmi yang dilayangkan ke pengadilan, Farhat Abbas mengklaim.

BACA JUGA  Titik Nol "Brantas" Artinya Apa?

Bahwa tuduhan yang disebarkan para tergugat, telah merugikan kliennya secara serius.

Klien yang dimaksud adalah Prof. Dr. Paiman Raharjo, mantan, Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Dan eks Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT).

BACA JUGA  Polri Mencatat Peristiwa Angka Kriminalitas di Indonesia

Ia dituding sebagai dalang di balik dugaan pemalsuan, dan pencetakan ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan,” tegas Farhat.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar surat penghentian penyelidikan dari Bareskrim Polri dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

BACA JUGA  Sutomo Jelajah Wisata Alam, Butuh Kepedulian Negara

Dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak mana pun, termasuk para tergugat.

Tuduhan Ijazah Palsu: Dianggap Mengada-ada dan Menyesatkan.

Farhat Abbas menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan, kepada Paiman- dan secara tidak langsung juga kepada Presiden Jokowi.

Adalah, bentuk fitnah serius yang sengaja disebarkan untuk mencemarkan nama baik melalui media sosial dan ruang publik.

BACA JUGA  Presiden Jokowi Rapat Koordinasi Nasional Singgung Ini!!

Tuntutan: Ganti Rugi Rp1,5 Miliar dan Rehabilitasi Nama Baik

Farhat mengajukan tuntutan kepada majelis hakim agar memerintahkan, para tergugat untuk membayar kerugian materiil sebesar Rp750 juta.

”Dan kerugian imateriil sebesar Rp750 juta kepada kliennya, dengan total mencapai Rp1,5 miliar.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar majelis hakim memerintahkan pemulihan nama baik Paiman Raharjo dan Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA  Kehidupan Manusia: Kekuasaan, dan Ujian Keimanan di Tengah Gemerlap Dunia

Serta menetapkan denda tambahan sebesar Rp1 juta per hari jika, para tergugat terbukti melanggar isi putusan pengadilan nantinya.

Siapa Saja yang Digugat?

Dalam gugatan ini, Farhat Abbas mencantumkan tujuh tergugat utama, yaitu:

Eggi Sudjana (Tergugat I)

Roy Suryo (Tergugat II)

dr. Tifauzia Tyassuma (Tergugat III)

Kurnia Tri Royani (Tergugat IV)

Rismon Hasiholan Sianipar (Tergugat V)

Bambang Suryadi Bitor (Tergugat VI)

Hermanto (Tergugat VII).

BACA JUGA  Presiden Prabowo, Dalam Kongres IV Tidar Beri Penjelasan Ini

Mereka disebut telah menyebarkan atau mendukung tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Kemudian mereka yang mencemarkan nama baik Paiman sebagai, akademisi dan mantan pejabat negara.

Konflik Berujung Meja Hijau: Siapakah Aktor Intelektual di Balik Drama Ini?

BACA JUGA  MAB Bus Elektrik Masa Depan Produksi Dalam Negeri

Gugatan ini mempertegas bahwa konflik mengenai ijazah Presiden Jokowi, belum sepenuhnya usai.

Meski pihak kepolisian telah menghentikan penyelidikan, sebagian pihak masih bersikeras pada pendapat mereka.

Sementara pihak lain merasa dirugikan secara personal dan profesional.

BACA JUGA  Bareskrim Polri Beberkan Ijazah Jokowi, Penebar Hoax Terima Ganjaran

Kini, bola panas berada di tangan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sidang perdana akan menjadi momen krusial, dalam membuktikan.

Apakah tuduhan yang dilayangkan para tergugat memiliki dasar hukum, atau justru menjadi bumerang bagi mereka yang telah menggaungkannya.

Jika gugatan ini dikabulkan, bisa jadi kasus ini akan menjadi preseden hukum penting dalam penegakan hukum di ranah digital dan media sosial.

BACA JUGA  Senyum Prabowo Gibran Ekonomi Sejahtera Kata KAI

Khususnya dalam membatasi penyebaran informasi, yang belum terbukti kebenarannya.

Catatan Redaksi

Pelaku pencemaran nama baik, dan fitnah yang keji dapat membunuh karakter dirinya sendiri.

Sebab menuai kesalahan dan informasi intrik kepalsuan, akan membuka aib dirinya.

BACA JUGA  Banjir Lumpuhkan Kota Jakarta

Hal ini menggambarkan betapa pedihnya bila fitnah itu datang padanya, yang menyebarkannya dan akan melukai jasad dirinya.

Kematian akan merasakan mati rasa sekujur tubuh bila, tidak segera bertobat dan memohon ampunan kepada sang pencipta. (**Saidi**).

BACA JUGA  Guntur Bisowarno Tokoh Budayawan dan Ahli Sejarah Peradaban Nusantara

 

Latest articles

Omah Budaya Kahangnan Jembatan Perwujudan Program GKR Bendoro

YOGYAKARTA, List Berita | Puncak perjalanan Bamboo Spirit Nusantara (BSN) yang dipimpin Ki Guntur...

Titik Nol “Brantas” Artinya Apa?

Titik Nol "Brantas" Penulis: Jurnalis Kairos-Kairozo Pasuruan, List Berita | Ada yang menarik dari pembacaan,...

Papat Limo Pancer Arti Makna Kehidupan Manusia

Jawa Timur, List Berita | Ketua Yayasan Raket Prasaja Sutrimo Rekso Budaya menjelaskan, pemaknaan...

Kesabaran Presiden Rusia, Dapat Sorotan dari Napolitano

MOSKOW, List Berita | Perkembangan konflik Rusia-Ukraina kembali menjadi perhatian. Setelah muncul sorotan mengenai meningkatnya,...

More like this