List Berita | Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menyatakan belum ada bukti nyata bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir.
Menlu Rusia menyatakan, alasan utama yang selama ini digunakan untuk membenarkan, konflik yang terjadi.
Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov di Brunei pada Selasa (2/3/2026).
Menurutnya, laporan dari International Atomic Energy Agency (IAEA) serta intelijen profesional Amerika Serikat.
Informasi tersebut menunjukkan bahwa, Iran tidak memproduksi dan tidak sedang berupaya membuat senjata nuklir.
Lavrov juga menegaskan bahwa, agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Merupakan bentuk perang terbuka, dan seluruh aksi militer yang menimbulkan korban sipil harus segera dihentikan.
Selain itu, ia menyoroti bahwa administrasi AS telah melakukan tindakan perang tanpa persetujuan dari Kongres.


