Kim Jong Un Peringatkan AS dan Sekutu Latihan Militer di Zona Perbatasan

Published on

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kritik kerja sama militer trilateral, yang tengarai oleh Amerika Serikat, terhadap Jepang dan Karena Selatan.

Kim Jong Un memberikan komentar,  meningkatnya ketegangan di kawasan itu, Ia berjanji akan mengambil alih tindakan balasan, program pengembangan nuklir tetap berjalan.

Kim Jong Un mengecam keras atas upaya dan memunculkan aset strategis nuklir AS, latihan perang, dan mereka bekerja sama dengan militer Jepang dan Korea Selatan.

BACA JUGA  Pemimpin Iran Peringatkan AS Jangan Memicu Perang Regional

Kerja sama latihan perang itu, menimbulkan ketidakseimbangan militer di kawasan itu, serta dapat menimbulkan tantangan sangat serius, bagi keamanan dan lingkungan kawasan asia, sumber dilansir dari Reuters.

Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) mereka, tidak menginginkan ketegangan di kawasan asia timur dengan situasi regional, akan tetapi kami akan mengambil sikap untuk pencegahan, kata Kim Jong Un.

Dalam kunjungan ke Kementerian Pertahanan, Kim Jong Un mengungkapkan, Ia tidak menginginkan tidak ada aktifitas di sana dalam bentuk latihan perang.

BACA JUGA  OPEC: Minyak Mentah Akan Alami Kenaikan 3 Persen

“Yang telah mereka lakukan bersama ini akan kami cegah, ujar Kim Jong Un saat memperingati hari ulang tahun Angkatan Darat pada Sabtu, (8/2/25).

DPRK adalah singkatan dari Republik Rakyat Demokratik Korea, nama resmi Korea Utara.

Presiden AS Donald Trump , setelah pertemuan pada hari Jumat dengan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba.

<

BACA JUGA  Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Berlangsung

Dia mengatakan dia akan memiliki hubungan dengan Korea Utara, karena mereka menyatakan keprihatinan atas program nuklirnya.

Namun selama kunjungan tersebut, Kim “menegaskan kembali kebijakan yang tak tergoyahkan untuk mengembangkan kekuatan nuklir lebih tinggi,” menurut laporan tersebut.

Mengenai perang Rusia dengan Ukraina , Kim mengatakan: “Tentara dan rakyat DPRK akan selalu mendukung dan mendorong tujuan mulia tentara dan rakyat Rusia.

BACA JUGA  Rudal Hantam Fasilitas Nuklir Bushehr Iran, IAEA Pastikan Reaktor Aman

“Untuk mempertahankan kedaulatan, keamanan, dan keutuhan wilayah mereka sesuai dengan semangat perjanjian kemitraan strategis komprehensif antara DPRK dan Rusia.”

Bulan lalu, Korea Selatan mengatakan pihaknya mencurigai Korea Utara sedang bersiap mengirim lebih banyak pasukan ke Rusia , sebagai tambahan sekitar 11.000 tentara yang telah dikirim untuk perang selama tiga tahun.

Dalam komentar terpisah yang dirilis pada Minggu malam, KCNA Korea Utara kembali mengkritik aktivitas militer Korea Selatan dengan Amerika Serikat.

BACA JUGA  Myanmar Melaksanakan Pemilu Pada Desember Atau Januari 2025-2026

Pada tahun ini dan memperingatkan bahwa, tindakan agresif akan menghadapi konsekuensi yang tidak diinginkan.

Siapa pun dapat dengan mudah menebak bagaimana kami, menanggapi fakta bahwa mereka melakukan latihan perang yang lebih intens.

Daripada sebelumnya pada saat jadwal diplomasi dibatalkan, karena kekacauan politik,” kata KCNA, dilansir dari Reuters-Saidi.

BACA JUGA  Kim Jong-un Kembali Terpilih, Kukuhkan Kendali Penuh atas Korea Utara

 

Latest articles

Hunian Mewah Lapas Cibinong, Ombudsman Bongkar Skenario

BOGOR, LIST BERITA | Sorotan tajam kini mengarah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA...

Macron Tekankan Ambil Langkah Darurat Pasokan Energi

PARIS, List Berita | Presiden Prancis Emmanuel Macron menekankan, Komisi Eropa mengambil langkah darurat...

Esensi Bunga Mawar, Ikon Oaksperience Oak Lawang Hotel: Simbol Transformasi

LAWANG, List Berita | Bunga Mawar menjadi salah satu ikon yang menarik, dalam perjalanan...

DPRD Kota Bogor Soroti Kepedulian Polri, dari RTLH hingga Ojol

BOGOR, LIST BERITA | Kepedulian terhadap persoalan sosial masyarakat menjadi, salah satu perhatian yang...

More like this