Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Berlangsung

Published on

WASHINGTON, List Berita | Iran dilaporkan menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu (22/4/2026), mempertegas kontrolnya atas jalur pelayaran strategis tersebut di tengah memanasnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Langkah ini terjadi setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membatalkan rencana serangan terhadap Iran, tanpa adanya tanda-tanda kemajuan menuju pembicaraan damai.

Pemerintah AS tetap mempertahankan blokade angkatan laut terhadap perdagangan maritim Iran.

Menanggapi hal itu, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan bahwa gencatan senjata hanya mungkin tercapai jika blokade tersebut dicabut.

Dalam pernyataannya di platform X, Qalibaf menyebut pembukaan kembali Selat Hormuz tidak dapat dilakukan di tengah “pelanggaran gencatan senjata yang terang-terangan.”

“Tujuan tidak akan tercapai melalui agresi militer maupun intimidasi. Satu-satunya jalan adalah mengakui hak-hak rakyat Iran,” ujarnya.

Situasi Mandek, Selat Hormuz Tetap Tertutup

Hingga kini, konflik masih berada dalam kondisi stagnan sejak serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu.

BACA JUGA  Pangeran Andrew Undang Mantan Narapidana ke Istana Buckingham

Penutupan Selat Hormuz berdampak besar terhadap ekonomi global, mengingat sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia melewati jalur tersebut.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa dua kapal tersebut disita oleh Garda Revolusi karena dugaan pelanggaran maritim, lalu diarahkan ke perairan Iran.

Ini menjadi penyitaan pertama sejak konflik pecah pada akhir Februari.

<

Garda Revolusi juga memperingatkan bahwa setiap upaya mengganggu keamanan di selat tersebut akan dianggap sebagai “garis merah.”

Harga Minyak Naik, Ekonomi Global Tertekan

Dampak langsung dari ketegangan ini terlihat pada lonjakan harga minyak. Patokan minyak mentah Brent kembali menembus angka US$100 per barel, untuk pertama kalinya dalam dua pekan terakhir.

Blokade yang berlanjut menyebabkan jutaan barel minyak tertahan dari pasar global, memaksa negara-negara besar mengurangi konsumsi dan mengandalkan cadangan energi.

Upaya Diplomasi Masih Buntu

Gedung Putih melalui juru bicara Karoline Leavitt menyatakan bahwa Trump masih menunggu respons “terpadu” dari Iran terkait proposal penghentian konflik.

BACA JUGA  Pesan Trump: Korea Selatan Sepakati Bayar Pasukan AS di Semenanjung

Sementara itu, upaya mediasi oleh Pakistan belum membuahkan hasil setelah kedua pihak gagal menghadiri perundingan yang dijadwalkan sebelumnya.

Seorang pejabat Pakistan mengungkapkan bahwa situasi ini menjadi kemunduran yang tidak terduga, meski Iran disebut masih terbuka untuk berdialog.

“Kami siap untuk pembicaraan. Iran tidak pernah menolak dan tetap bersedia hadir,” ujarnya.

Insiden Tambahan di Laut

Selain dua kapal yang disita, sebuah kapal kontainer berbendera Liberia juga dilaporkan sempat ditembaki di wilayah yang sama. Namun kapal tersebut tidak mengalami kerusakan dan melanjutkan pelayarannya.

Pihak AS menyebut tindakan Iran sebagai bentuk “pembajakan,” meski mengakui bahwa kapal-kapal yang disita bukan milik AS maupun Israel.

Militer AS juga mengonfirmasi telah memerintahkan 29 kapal untuk berbalik sebagai bagian dari blokade yang diberlakukan.

Biasanya, sekitar 130 kapal melintasi Selat Hormuz setiap hari, namun jumlah tersebut kini menurun drastis akibat konflik.

BACA JUGA  Runtuhnya Pemerintahan Nepal Dikalangan Para Pemuda Gen Z

Ancaman Serangan dan Reaksi Internasional

Sebelumnya, Trump sempat mengancam akan mengebom infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan. Ancaman tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk PBB, karena berpotensi melanggar hukum internasional.

Iran pun memperingatkan akan menyerang negara-negara tetangga di kawasan jika fasilitas sipilnya menjadi target. (Dilansir Sputnik).

 

Latest articles

Bukit Turgo Merapi, Tersimpan Legenda Sejarah Islam

SLEMAN, ListBerita.id | Bukit Turgo di lereng selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa...

Pameran Otomotif Bergengsi Gias 2026 di BSD City

Tangerang, List Berita | Ajang pameran otomotif terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Gaikindo...

Harlah KNPI 53 Tahun, Lantik Pengurus Baru di Kabupaten Bogor

Bogor, List Berita | Bertepatan Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53...

Mantan Pejabat Industri Pertahanan Ukraina, Tersandung Dugaan Korupsi

Kiev, List Berita | Kejaksaan Agung Ukraina mengungkap dugaan kasus korupsi besar, yang menyeret...

More like this