Dilema Wisata Candi Borobudur Pedagang UMKM Protes

Published on

LIST BERITA – Mengenal wisata Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, diiringi dengan para pelaku UMKM.

Berbagai pemukiman akses ke menuju wisata Candi Borobudur terdapat pedagang/pelaku Usaha Mikro Koperasi Menegah (UMKM) yang menjadi penopang kehidupan bagi masyarakat Magelang Jawa Tengah.

Kendatipun akses para pedagang di pemukiman Candi Borobudur Magelang ini, menuangkan berbagai keluhan sepanjang diperkirakan 5 tahun lamanya.

Seperti yang telah disampaikan dari Selly Sagita pelaku UMKM. Ia menyebut para pelaku UMKM berada di  wilayah Candi Borobudur kian merosot dan sepi.

Para wisatawan berbagai daerah hingga mancanegara pun kian menurun, semenjak covid 19 hingga sekarang, papar Selly.

Perihal tersebut pemerintah Pariwisata tidak bisa berbuat apa-apa, terhadap nasib pelaku UMKM dan warga yang bekerja disini.

Sebab sepi nya para pengunjung ini, akan berdampak meluas bagi ratusan warga yang bekerja demi menopang kehidupan mereka.

BACA JUGA  Perusahaan Tekstil Terbesar Bermasalah Kejagung Bidik Bank Plat Merah

Mereka pelaku UMKM banyak yang tutup, akibat kebijakan dari penanggung jawab Candi Borobudur tersebut.

Ironisnya pemerintah Kabupaten Magelang dan pemerintah pusat pun, tak bisa berbuat apa-apa terkait nasib kami ini, cetus Selly.

Kami ingin tau sejauh mana peran aktif pemerintah pusat, yang diwakili oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mengatasi akar permasalahan ini.

<

Namun hingga saat ini belum mendapatkan solusi, yang menjadi landasan bagi kami selaku pedagang maupun pencetus UMKM di wilayah Magelang.

Seiringnya waktu kian bergulir hingga tahun 2025, kami berharap pemerintah pusat membuka telinga dan mata mereka.

Sebab solusi itu yang kami harapkan keberpihakan pada pelaku UMKM, perlu digarisbawahi bahwa kami telah berbuat banyak untuk negeri ini.

Betapa tidak kami mengutamakan kearifan lokal (Nasional), bukan sebaliknya untuk produk luar negeri.

BACA JUGA  Pantai Jono, Butuh Dukungan Dewan, Ini Kata Pokdarwis

Kami pun juga telah banyak berkontribusi kepada pemerintah Kabupaten Magelang, tetapi sangat disayangkan mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk kami.

Di lain terpisah ketua DPD Serikat Praktisi Media Indonesia Provinsi Jawa Barat, Saidi Hartono menyampaikan pada awak media.

Ia menyebut pemerintah Kabupaten Magelang, perlu memberikan solusi segera kepada keluhan mereka.

Hal ini mendapat kerancuan andai kebijakannya tidak berpihak, kepadanya. Pelaku pedagang (UMKM) ini dapat memberikan positif untuk kemajuan Kabupaten Magelang.

Kami tidak melihat Pemkab Magelang, tidak berpihak kepadanya sedangkan mereka tetap mempunyai untuk kewajiban bayar pajak.

Nah! disinilah yang akan kita menjadi perbandingan, peran mereka juga menurutnya memberdayakan bagi ekonomi masyarakat kecil.

Kata terakhir marilah kita baik pemerintah pusat, maupun daerah untuk bersama-sama menyongsong masa depan para pelaku UMKM.

BACA JUGA  Wisata Prigi Trenggalek Meningkat, TNI-Polri Berikan Kenyamanan Warga

Agar di hari esok hingga mendatang, ekonomi mereka pulih kembali dan demi mensejahterakan ratusan para pekerja di area wisata Candi Borobudur Magelang, pungkasnya.

 

 

Latest articles

Bukit Turgo Merapi, Tersimpan Legenda Sejarah Islam

SLEMAN, ListBerita.id | Bukit Turgo di lereng selatan Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa...

Pameran Otomotif Bergengsi Gias 2026 di BSD City

Tangerang, List Berita | Ajang pameran otomotif terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Gaikindo...

Harlah KNPI 53 Tahun, Lantik Pengurus Baru di Kabupaten Bogor

Bogor, List Berita | Bertepatan Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53...

Mantan Pejabat Industri Pertahanan Ukraina, Tersandung Dugaan Korupsi

Kiev, List Berita | Kejaksaan Agung Ukraina mengungkap dugaan kasus korupsi besar, yang menyeret...

More like this