Jalani Pemeriksaan, Ketum Pemuda Pancasila Tiba di Gedung KPK

Published on

Jakarta, List Berita | Ketum Majelis Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno dikawal rombongan mendatangi, Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.

Ketum Pemuda Pancasila, tiba dengan pengawalan sejumlah orang pada Selasa, (10/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Tanpa memberikan banyak komentar kepada awak media, Japto langsung memasuki gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Pemeriksaan terhadap Japto dilakukan dalam rangka pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Dalam penyidikan tersebut, KPK tengah mendalami dugaan aliran gratifikasi dari sektor pertambangan.

Termasuk kemungkinan adanya pembayaran yang berkaitan, dengan produksi batu bara di wilayah Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

BACA JUGA  Elon Musk Pendiri Medsos Luncurkan xAI Saingi ChatGPT

Kasus yang menjerat Rita sebelumnya berkaitan dengan dugaan, penerimaan gratifikasi dari sejumlah pengusaha tambang selama ia menjabat sebagai kepala daerah.

Hingga kini, KPK belum membeberkan secara rinci materi pemeriksaan terhadap Japto.

Namun penyidik masih menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. (**Sumber Sputnik Indonesia***).

Latest articles

PM Pakistan Undang AS dan Iran ke Perundingan di Islamabad

ISLAMABAD, LIST BERITA | Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, secara resmi mengundang Amerika Serikat...

Pernyataan Donald Trump “Hancurkan Iran” Tuai Kecaman dari Senat AS

AS, List Berita | Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mendapat kecaman keras dari...

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, TNI Limpahkan 4 Tersangka

Jakarta, List Berita | Penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie...

Perdagangan Bayi di Bandung: 34 Korban, Jaringan Lintas Negara Terungkap

Bandung, List Berita | Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana, perdagangan bayi lintas negara...

More like this