Washington, List Berita | AS menggelar pertemuan bertajuk “Board of Peace Gaza”, Pada (19/2/2026).
Amerika Serikat (AS) mengundang pertemuan sejumlah, pemimpin dunia dari berbagai perwakilan negara.
Selaku tuan rumah AS mengadakan pertemuan penting, untuk membahas bantuan kemanusiaan serta skema stabilisasi pascakonflik di Gaza.
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa negara-negara anggota forum tersebut telah menjanjikan lebih dari US$5 miliar untuk bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza.
Dana itu disebut mencakup pembangunan kembali infrastruktur vital, layanan kesehatan, perumahan warga terdampak, serta dukungan logistik jangka panjang.
Trump juga menegaskan adanya komitmen pengiriman personel, untuk membentuk pasukan stabilisasi internasional dan membantu pembentukan kembali kepolisian lokal di Gaza.
Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama sebelum proses rekonstruksi dapat berjalan efektif.
Dalam pernyataannya, Trump kembali menekankan bahwa Hamas harus melakukan demiliterisasi penuh dan segera sebagai bagian dari kesepakatan menuju perdamaian permanen.
Isu ini diperkirakan menjadi titik krusial dalam negosiasi lanjutan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemimpin Eropa, termasuk Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban.
Selain itu, hadir pula perwakilan atau observer dari Polandia, Italia, Yunani, Rumania, Siprus, Ceko, dan Bulgaria, serta delegasi dari Komisi Eropa.
Di tengah dinamika tersebut, Presiden Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Trump pada hari yang sama.
Pertemuan ini dinilai strategis, mengingat posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Dan konsisten mendorong solusi dua negara serta, penghentian konflik secara permanen.
Agenda Gaza diperkirakan menjadi salah satu pokok pembahasan penting, dalam pertemuan bilateral tersebut.
Termasuk peluang kontribusi Indonesia dalam misi kemanusiaan, dan stabilisasi kawasan.








