PT Antam Tbk: Akhir Tahun 2025 Harga Emas Turun

Published on

LIST BERITA, Jakarta – Akhir tahun 2025 harga emas, turun berdasarkan informasi dari redaksisatu.id.

Akhir tahun 2025 harga emas berupa logam mulia atau (LM) PT Aneka Tambang Tbk, turun Rp9 ribu menjadi Rp2.596.000 per gram, Senin 29 Desember Tahun 2025.

Begitu juga dengan harga buyback hari ini menurut situs logammulia.com, turun Rp9 ribu menjadi Rp2.455.000.

Harga buyback merupakan harga yang ditetapkan, Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam.

Harga Emas Antam Dalam Pecahan Lain

Berikut ini adalah harga emas batangan Antam tahun 2025 per hari ini, dalam pecahan lain :

• Harga emas 0,5 gram: Rp1.348.000.

• Harga emas 1 gram: Rp2.596.000.

• Harga emas 2 gram: Rp5.132.000.

• Harga emas 3 gram: Rp7.673.000.

• Harga emas 5 gram: Rp12.755.000.

<

• Harga emas 10 gram: Rp25.455.000.

• Harga emas 25 gram: Rp63.512.000.

• Harga emas 50 gram: Rp126.945.000.

• Harga emas 100 gram: Rp253.812.000.

• Harga emas 250 gram: Rp634.265.000.

• Harga emas 500 gram: Rp1.268.320.000.

• Harga emas 1.000 gram: Rp2.536.600.000.

BACA JUGA  Bangunkerto Butuh Sentuhan Tingkatkan Desa Agrowisata

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Emas Fisik Merupakan Instrumen Investasi Berisiko Rendah

Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi.

Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance grup Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik.

Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.

“Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tetapi juga fluktuatif, cukup likuid.

BACA JUGA  Reformasi Struktural Pasar Modal oleh OJK

mengapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri.

pada satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. tetapi itu bisa dicuri,”ucap Andy pada Redaksi Satu.id.

Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka resikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.

“Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tetapi return tinggi, “kata Andy.

Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas

Cara menghitung keuntungan berinvestasi emas ialah dengan mencari selisih harga jual dan harga beli.

BACA JUGA  Industri Plastik Indonesia, Terpukul Imbas Konflik Iran-Israel

Misalnya, harga beli emas Antam Rp2.596.000 per gram dan harga jual kembali Rp2.455.000 per gram.

Ada selisih Rp141 ribu dari harga jual dan harga beli. Artinya, kamu harus menunggu sampai selisih harga melebihi harga beli agar meraih keuntungan.

Apabila kamu beli emas Rp2.464.000 pada pagi hari, lalu sore harinya ingin dijual, kamu rugi Rp141 ribu.

Berbeda halnya apabila kamu membeli emas hari ini, lalu dijual kembali lima tahun kemudian.

Oleh sebab itu, emas kerap disebut sebagai instrumen investasi jangka panjang. (Windi Mayuda).

Latest articles

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

Kembang Setaman Nusantara: Merajut Memori, Kesaksian Sejarah dan Peradaban

List Berita | Dari Kembang Kanthil, Kenanga hingga Melati. Sebuah Tafsir Simbolik tentang Pena...

ROS: Roso Orep Sejati “Jurnalis Kairos” Parangtritis Yogyakarta

Saresehan ROS “Roso Orep Sejati”: KAIROS, Parangtritis, Batu Karang, dan Jalan “Terima Diri Nitis” Narasumber:...

Guntur Bisowarno Tokoh Budayawan dan Ahli Sejarah Peradaban Nusantara

List Berita | Seorang budayawan maupun ahli sejarah Guntur Bisowarno, dan juga penggerak Bamboo...

More like this