Warisan Seni Budaya Sunda “Gamelan” Disbudpar Kab.Bogor Kemana

- Advertisement -
Seni budaya adalah warisan leluhur yang perlu dilestarikannya, dan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten dan Provinsi, (13/6/2024). 

Namun lain pula warisan seni budaya Kabupaten Bogor, menurut kami selaku pengurus DPD Serikat Praktisi Media Indonesia Bogor Raya, menilai dan melihat.

Seni budaya merupakan warisan wajib digaungkan, tetapi kami melihat seni budaya sunda Kabupaten Bogor” selama ini telah pupus bagaikan tenggelam di perut bumi.

BACA JUGA  Camat Bojonggede Usulkan Papan Informasi Melalui Digitalisasi

Mengapa hal itu terjadi, dan mengapa demikian” disini kami akan mengupas sepanjang kami melakukan investigasi, hampir delapan puluh persen se-Kabupaten Bogor.

Kami melihat ada kekeliruan yang dilakukan dan dikerjakan oleh Disbudpar Kabupaten Bogor, anggaran untuk seni budaya dipertanyakan?

Ketika setiap pertunjukan acara di pemerintahan Kabupaten Bogor, Musik band band saja yang dimunculkan oleh Disbudpar Kabupaten Bogor.

BACA JUGA  Akses Jalan Ditutup, Warga Protes Akibat Genangan Sampah di Kali

Kami tidak melihat gamelan, kami tidak melihat angklung, kami tidak melihat suling, gendang dan kami tidak melihat nyanyian sunda diiringi ngibing sambil jaipongan, yang di munculkan oleh Disbudpar Kabupaten Bogor.

Bahkan ketua Kesenian Kabupaten Bogor pun, bukan orang pribumi asli, serta mereka tidak melestarikan seni budaya sunda, yang merupakan ciri khas Jawa Barat.

Ini akan melemahkan yang menjadi ciri khas seni budaya sunda, dengan alunan suara, dan musik sunda sirna, disebabkan dipertahankannya orang orang yang tidak mengerti asal usul Jawa Barat.

BACA JUGA  TNI Progress Cepat Pembangunan Rutilahu Capai 70 Persen

Kami mengusulkan kepada Asmawa Tosepu Pj Bupati Bogor, untuk evaluasi dan rotasi jabatan yang mereka sandang. Sebelum warga Kabupaten Bogor berteriak kepada Pemkab Bogor.

Artinya persoalan ini sangatlah serius menurut kami, dan perlu disikapi dengan seksama oleh pemerintah Kabupaten Bogor.

Dan juga menurut pandangan kami ada benang kusut di Disbudpar Kabupaten Bogor, dan ini perlu langkah dan tindakan” atas terpuruknya Seni Budaya, Seni Sunda, dan Cagar Budaya Pungkasnya.

BACA JUGA  Betonisasi Jalan Desa, Warga Pamijahan Sambut Gembira

Penulis Ketua DPD SPMI Bogor Raya.

- Advertisement -
Must Read
- Advertisement -
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini