Universitas Muhammadiyah Purwokerto Rangkul Binaan Warga Kurang Mampu

- Advertisement -
Banyumas – Universitas Muhammadiyah, yang kebanyakan mengedepankan pilar-pilar pendidikan. Kali ini sangat berbeda di Purwokerto Jawa Tengah, (9/11/2023). 

Universitas Muhammadiyah Purwokerto, mengedepankan binaan terhadap kaum dhuafa dan warga kurang mampu, mereka memberikan pembekalan pola pikir menuju cipta kerja untuk bekal dirinya.

Seperti yang dilakukan dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto, dalam darma mempunyai lembaga binaan bernama Pusat Studi Dakwah Dhuafa binaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (PSDK UMP).

Muhammadiyah
Bayu Kurniawan dan Rahayu.foto.bersama.

Komunitas yang tersebar di berbagai pelosok desa dan kota yang ada di Kabupaten Banyumas dengan anggota binaan 3750 Kepala Keluarga 20.000 jiwa.

PSDK UMP dalam kiprahnya membina kaum dhuafa, dengan norma-norma nilai positif yang dilakukan oleh mereka.

Mereka memberikan terobosan agar terentas dari jerat kehidupan yang pahit, dengan mencanangkan pilar perubahan yakni, perubahan pola pikir dan pola hidup menuju kehidupan ahlaqul karimah.

Menurut Ketua PSDK UMP Bayu Kurniawan, kepada Reporter wilayah yang pertama kali menjadi sasaran kegiatan sosial ini.

Sebuah kampung yang masyarakat menyebutnya, kampung Dayak berlokasi di Jalan Sri Rahayu, desa Karangklesem Kabupaten Banyumas Provinsi Jawa Tengah.

Di kampung Dayak bermukim ratusan jiwa dengan profesi beragam mulai pengamen, pemulung, tukang becak, pengemis, waria, buruh cuci
dan maaf PSK.

Mengubah pola pikir dan pola hidup warga kampung Dayak yang kini bernama kampung Sri Rahayu sungguh berat.

Namun Bayu Kurniawan dan jajarannya tetap semangat menjalankan misi sosial ini.

Pendidikan iman dan taqwa, kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan penyediaan tempat tinggal layak diberikan kepada komunitas dhuafa ini.

Dalam segi pendidikan anak anak kampung Sri Rahayu disekolahkan mulai SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dengan biaya gratis.

PSDK UMP yang 23 November 2023 berulang tahun keempat tahun, dalam program pengentasan ekonomi menyediakan pengadaan becak, gerobak, online market dan pengambil alihan utang rentenir bagi anggota konunitas yang terjerat rentenir.

BACA JUGA  BPJS Kesehatan di Purwokerto Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Pengobatan gratis tiap hari Rabu, Kamis Jumat dan Sabtu dengan dokter umum, dokter gigi bahkan ada sunat gratis. Untuk pengajian rutin dilakukan secara bergilir setiap harinya.

Darimana dana yang digelontorkan untuk misi sosial ini? Selain dari UMP juga bantuan Pemda Banyumas, Baznas, Lazis dan para hamba Alloh.

Penulis Rahayu.

- Advertisement -
Must Read
- Advertisement -
Related News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini