Temuan BPK: Disdik Kabupaten Bogor Dana Bos Rp504 Miliar Lari Kemana?

Published on

Seputar dunia pendidikan kali ini, DPD SPMI Bogor Raya, menelisik Disdik Kabupaten Bogor, (3/10/2024).

Minim kepercayaan publik terhadap kinerja Pemkab Bogor, terutama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, (3/10/2024).

Catatan dari Indonesia Coruption Watch (ICW) mencatat sebanyak 240 korupsi pendidikan, yang ditindak aparat penegak hukum sepanjang Januari 2016 hingga September 2021.

BACA JUGA  Polres Bogor Amankan Pelaku Terkait Pemerasan Oleh KPK Gadungan

Kerugian negara yang ditimbulkan Rp 1,6 triliun. Data menyebutkan sekitar 86 persen koruptor, yang ditangkap KPK adalah lulusan perguruan tinggi.

Bahkan sebagian besar koruptor yang ditangkap telah, mendapatkan gelar master. Begitu juga dengan kasus Korupsi yang ada di Kabupaten Bogor.

Pada tahun 2023 lalu Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat, ada dugaan kerugian negara mencapai Rp504 miliar.

BACA JUGA  Rokidi Mendadak Mengundurkan Diri Sebagai Dirut Bank Kalbar

Selain penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), diduga Disdik Kabupaten Bogor, juga terjadi pungutan liar di 129 sekolah.

Menurut Saidi Hartono ketua DPD SPMI Bogor Raya, Edison SH, bila benar dinas pendidikan terlibat disana, maka yang perlu di evaluasi rotasi massal di Disdik Kabupaten Bogor.

Termasuk kepala dinas kami harap PJ Bupati Bogor, atau Kemendikbud segera mencopot kedudukan kadis Bambang Tawekal.

BACA JUGA  KPK Geledah Rumah Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono di Indramayu

Saya melihat kadis semacam ini tidak menjadi contoh pejabat di pendidikan, sebab apa mereka kebanyakan lempar tanggung jawab, dan dilimpahkan kepada sekretaris dinas atau ke Kabid.

Ini menurut saya.. apakah Ia kurang faham latar belakang seputar persoalan pendidikan?, atau ia mengetahui dan malas bekerja demi negara untuk masyarakat publik.

<

Ini yang menurut saya pejabat seperti ini tidak lagi duduk di kursi kepala dinas, segera diakhiri posisi jabatan nya.

BACA JUGA  Pembangunan Sekolah Satu Koma Dua Milyar Terkesan Asal Jadi

Kalau memang PJ Bupati atau Kemendikbud tidak bisa mengambil langkah maka, sama halnya seperti mereka melindungi pejabat pejabat disinyalir bermain anggaran baik APBD maupun lewat APBN.

Atas himbauan seruan aksi ini merupakan dampak buruk bagi Disdik, Kemenag dan jajaran pemerintahan di kabupaten Bogor.

Jadi hal ini menjadi bagian kepailitan anggaran negara, digelontorkan ke APBD Pemkab Bogor untuk Disdik Kabupaten Bogor, ini menjadi kemewahan bagi mereka, surga nya mereka, dan indikasi kuat korupsi.

Lantas bagaimana persoalan, terkait KPK gadungan yang memeras Rp.700 Juta oleh Kabid Warman dkk.

BACA JUGA  Rina Febriani: Bulog Stock Beras Aman dan Tepat Sasaran di Jabar

Darimana uang sebanyak itu mereka peroleh, bahkan sudah terulang sebelumnya memberikan penyuapan.

Sangat hebat seorang Kabid mempunyai uang sebanyak itu, untuk menyonggok seorang oknum KPK gadungan. Ini akan terus kita kejar dan dalami. Tim SPMI Bogor Raya.

BACA JUGA  Biaya Jemaah Haji Turun, Ini Kata Abdul Wachid!!

Latest articles

DPRD Kota Bogor Perkuat Daerah dalam Pembekalan di Magelang

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) kegiatan...

Terdakwa Kasus Chromebook Mengaku di Intimidasi, Kapuspenkum Jawab Begini!

Jakarta, List Berita | Kejaksaan Agung (Kejagung) menanggapi pernyataan, terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook. Terkait...

Gugat Rebel Wilson, Aktris Charlotte MacInnes Jadi Perbincangan Publik

Hollywood, List Berita | Seorang aktris muda tengah naik daun, Charlotte MacInnes, mengajukan gugatan...

KPK Usulkan Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Jakarta, List Berita | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan, adanya pembatasan masa jabatan ketua...

More like this