Perayaan Idul Fitri, Rumah Tedjo Pambudi Ramai Dikunjungi Siapakah Dia!!

Published on

Jawa Tengah – Perayaan Idul Fitri hari kemenangan bagi umat muslim, merayakan hari lebaran pada Senin (31/3/2025).

Ratusan masyarakat Pogungrejo, Kecamatan Bayan Purworejo Jawa Tengah, menyambut hari Raya Idul Fitri dengan diiringi sebuah petasan Jangwe.

Tedjo Pambudi salah satu, penduduk Pogungrejo bercerita pada awal media. Ia mengatakan, warga atau masyarakat Purworejo sudah menjadi tradisi.

BACA JUGA  Pajak PBB Kabupaten Purworejo 2025 Pendapatan Rp39,1 Miliar

Hari lebaran atau Idul Fitri adalah hari kemenangan, dalam mengarungi puasa selama satu bulan penuh, serta bulan yang penuh berkah ini bagi kita semua, urai Tedjo.

Idul Fitri tahun ini sangat membahagiakan bagi kami sekeluarga, untuk merayakan hari lebaran yang merupakan hal sakral bagi umat muslim seperti yang terlihat di desa kami berada.

Jadi mungkin juga sama hal di daerah lain Ya’ ujarnya. Dan ia menambahkan, tetapi disini mempunyai ciri khas sangat berbeda pada malam takbiran takbir keliling dilakukan yang bernuansa kampung.

BACA JUGA  Sambut Mudik Lebaran, Purworejo Utamakan Jalan Bagus Tanpa Lubang

Sepanjang jalan diberikan lampion, ada juga yang memakai seperti obor atau lampu ukuran 5 Watt.

Takbir keliling juga diisi dengan nuansa musik atau suara, yang seirama dengan religius yang berbalutkan digital dan dipandu sound sistem, hingga tabuh bedug beriringan.

Dilanjut ketika selesai sholat Ied, masyarakat disini Purworejo atau dari provinsi Jawa Tengah sepengetahuan kami adab gotong royong nya sangat kental, tanpa harus mengenal ia berasal.

BACA JUGA  Jamu Tradisional Ramuan Ular Kobra Apa Khasiatnya!

Mereka berbondong-bondong mendatangi rumah satu persatu, dari ujung hingga pelosok, tanpa memandang ia mempunyai kedudukan.

Bahkan kami dirumah seharian bisa menerima tamu ratusan penduduk dari sanak saudara, tetangga-tetangga maupun jauh, itu menjadi tradisi budaya kami dari turun temurun.

<

Hingga silaturahmi itu sampai dengan sepuluh hari, itulah tradisi budaya kami Jawa Tengah.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Subianto, Bahas Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriyah

Itulah yang kami sampaikan pada awak media, agar barangkali atau “MAUPUN” menjadi inspirasi dari budaya kami kepada yang lain, tukasnya.

BACA JUGA  Budi Arie Projo, Bukan Simbol Pro Jokowi Katanya

Latest articles

Penadna “Pena Daya dan Data Nusantara”

Jawa Timur, List Berita | Ahli sejarah sekaligus tokoh budaya Guntur Bisowarno pencetus, kalimat...

Kembang Setaman Nusantara: Merajut Memori, Kesaksian Sejarah dan Peradaban

List Berita | Dari Kembang Kanthil, Kenanga hingga Melati. Sebuah Tafsir Simbolik tentang Pena...

ROS: Roso Orep Sejati “Jurnalis Kairos” Parangtritis Yogyakarta

Saresehan ROS “Roso Orep Sejati”: KAIROS, Parangtritis, Batu Karang, dan Jalan “Terima Diri Nitis” Narasumber:...

Guntur Bisowarno Tokoh Budayawan dan Ahli Sejarah Peradaban Nusantara

List Berita | Seorang budayawan maupun ahli sejarah Guntur Bisowarno, dan juga penggerak Bamboo...

More like this