Teheran, List Berita | Situasi global kembali memanas. Israel bombardir Ibukota Iran pada Sabtu, (28/2/2026).
Serangan militer yang diduga dilancarkan oleh Israel, dengan dukungan Amerika Serikat mengguncang ibu kota Iran dan sejumlah titik strategis lainnya.
Ledakan keras dilaporkan terjadi hampir, bersamaan di beberapa lokasi penting di Teheran.
Warga panik berhamburan keluar rumah, sementara langit malam dipenuhi cahaya kilatan.
Akibat serangan yang disebut-sebut menyasar, fasilitas militer dan infrastruktur vital.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait jumlah korban maupun tingkat kerusakan.
Namun, eskalasi ini langsung memicu kekhawatiran dunia internasional akan pecahnya konflik terbuka berskala besar di kawasan Timur Tengah.
Pengamat menilai, langkah ini berpotensi menjadi titik balik paling berbahaya dalam dinamika geopolitik kawasan.
Iran diperkirakan tidak akan tinggal diam dan tengah menyiapkan, langkah balasan yang bisa memicu efek domino konflik.
Sementara itu, negara-negara dunia mulai menyerukan penahanan diri. Namun situasi di lapangan terus berkembang cepat dan penuh ketidakpastian.
Jika balasan terjadi, bukan hanya Timur Tengah” dunia bisa ikut terguncang.
Menurut Menteri Pertahanan Israel seraya mengatakan, operasi itu sebagai serangan pendahuluan.
Untuk menyingkirkan ancaman dari program nuklir dan rudal Iran. Operasi disebut telah dirancang sejak lama, dan dikoordinasikan dengan Washington.
Menurut laporan media internasional, serangan gabungan ini menargetkan fasilitas militer dan pemerintahan.
Bahkan disebut terjadi di dekat kompleks pemimpin tertinggi Iran, ujarnya.








